Cara Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI Secara Online 2018 - KUR masih menjadi tujuan utama bagi para pengusaha mikro, kecil dan menengah untuk mempertahankan dan meningkatkan bisnisnya hingga saat ini, bahkan mungkin 5 atau 10 tahun kedepan. Bahkan pemrintah berencana akan menurunkan bunga KUR 7% per tahun, ini merupakan kabar gembira bagi para calon debitur yang langsung ke bank pelaksana KUR, namun mungkin tidak gembira bagi penerima KUR Linkage yang merupakan badan usaha Keuangan, BPR, koperasi penyalur KUR karana mungkin akan mendapat sedikit keuntungan.
Bank BNI merupakan salah satu bank pelaksana KUR di Indonesia dan merupakan bank BUMN telah mempermudah para calon debitur untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat secara online, ini merupakan trobosan baru dalam memanfaatkan fasilitas website sebagai sarana pengajuan KUR. Ini berlaku untuk masyarakat umum, baik yang belum menjadi nasabah BNI, Nasabah BNI, dan Nasabah BNI yang sudah di tawari melalui SMS.
Syarat & Cara Baru Mengajukan KUR BNI Secara Online 2018
Jika anda belum menjadi nasabah BNI maka harus mengisi formulir lengkap yang nantinya akan menjadi data perbankan dan wajib memiliki nomor telepon rumah, kemudian jika anda sudah menjadi nasabah hanya memasukkan nomor rekening tanggal lahir dan ikuti langkah selanjutnya. Khusus anda yang menjadi nasabah BNI dan pernah di tawari melalui SMS atau email hanya memasukkan nomor referensi yang masuk melalui sms atau email, tgl lahir, dan nomor rekening BNI selanjutnya ikuti petunjuk.
Yang jadi pertnyaan untuk anda sebagai non nasabah BNI kenapa harus ada nomor telepon rumah? inilah yang mungkin menjadi kendala dan enggan untuk mengajukan KUR BNI, ya.. gimana lagi memang itu syaratnya. Kemudian anda harus memahami Syarat dan ketentuan KUR sebagai berikut...
SYARAT UMUM PEMOHON PERORANGAN KUR MIKRO BNI
1. Kriteria Pemohon : Individu/perseorangan atau Badan Usaha [Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah; anggota keluarga dari karyawan / karyawati yang berpenghasilan tetap atau bekerja sebagai Tenaga kerja Indonesia (TKI); TKI yang purna dari bekerja di luar negeri; dan Pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja] yang melakukan usaha produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup
2. Perijinan Usaha :
Individu/perseorangan atau Badan usaha perorangan : minimal Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang diterbitkan Pemerintah Daerah dan/atau surat keterangan usaha dari Kelurahan setempat atau surat ijin lainnya.
Badan usaha diluar butir a di atas mengacu ketentuan BNI.
3. Kualitas Kredit Bank (jika ada) : Lancar (tak ada kasus kredit macet)
4. Pengalaman Usaha : Minimal 6 (enam) bulan
5. Usia Pemohon
(khusus untuk pemohon individu / perserorangan) : Minimal 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun tetapi sudah menikah
6. Hubungan dengan Bank BNI : Tidak sedang menerima kredit produktif dari Perbankan
dan/atau tidak sedang menerima kredit program dari Pemerintah (kecuali KUR).
7. NPWP : Tidak disyaratkan
8. Jaminan : Tidak diwajibkan jaminan tambahan.
INFORMASI PRODUK DAN BIAYA KUR MIKRO BNI
1. Maksimum Permohonan : Maksimum Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah)
2. Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi
3. Tujuan Kredit : Untuk usaha produktif di sektor usaha pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan serta jasa-jasa yang diatur dalam ketentuan Pemerintah terkait KUR Mikro.
4. Suku Bunga : Kredit Modal Kerja dengan Angsuran dan Kredit Investasi : maksimal sebesar 9% (sembilan persen) efektif anuitas per tahun
5. Jangka Waktu : a. Kredit Modal Kerja Maksimal maksimal 3 (tiga) tahun
b. Kredit Investasi maksimal 5 (lima) tahun
6. Biaya-biaya :
a. Propisi dan Service Fee : Tidak dikenakan
b. Biaya Administrasi : Maksimal Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah)
c. Denda Tunggakan : 5% (lima persen) per tahun dari saldo yang tertunggak
Ketentuan Pengisian Form Pengajuan KUR BNI Online
Pastikan semua data yang disampaikan kepada BNI telah lengkap dan benar
BNI telah memberikan informasi yang jelas dan memadai kepada Pemohon perihal prosedur, syarat dan ketentuan KUR MIKRO BNI
Pastikan anda telah membaca dan memahami ketentuan KUR MIKRO BNI dan setuju untuk terikat dan tunduk pada ketentuan KUR MIKRO BNI
Perluanda ketahui maksimum kredit yang anda diajukan tidak Mengikat dan BNI memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan maksimum kredit yang diberikan berdasarkan hasil analisa BNI
BNI berhak menolak permhonan KUR MIKRO BNI yang diajukan Pemohon apabila Pemohon tidak memenuhi persyaratan untuk memperoleh Fasilitas KUR MIKRO BNI
Jumat, 09 Maret 2018
kur bni syariah
Produk Pinjaman BNI Syariah merupakan fasilitas pembiayaan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan usaha-usaha yang produktif dan unbankable. Melihat geliat bisnis UKM yang semakin berkembang membuat sektor ini menjadi ceruk pasar yang potensial bagi lembaga-lembaga pembiayaan baik bank maupun non bank. Maka tidak mengherankan jika mereka berlomba-lomba menawarkan kelebihan pembiayaan yang mereka miliki kepada calon pengusaha. Salah satunya BNK syariah dengan memperkenalkan iB Hasanah.
Pembiayaan tanpa agunan iB Hasanah ini memberikan kemudahan pada pelaku usaha. Bagaimana tidak, BNI Syariah menawarkan proses lebih cepat dengan persyaratan yang mudah sesuai prinsip syariah. Adapun prinsip akad yang digunakan dalam memberikan pinjaman untuk prinsip usaha yaitu murabahah, musyarakah, dan mudharabah. Selain itu, nasabah juga tidak akan dibebankan biaya imbal jasa (bunga) dan cukup mengembalikan sejumlah pokok pinjaman sesuai pada saat akad. Dengan demikian maka dapat dipastikan produk kredit tanpa agunan BNI Syariah untuk usaha kecil menengah ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat terutama pengusaha.
Ada beberapa produk pinjaman BNI syariah terkait pinjaman modal usaha, seperti BNI Syariah Wirausaha, BNI Syariah Tunas Usaha, BNI Syariah Usaha Kecil, Pembiayaan Kerjasama Kopkar/Kopeg iB Hasanah, Pembiayaan Rahn Mikro, Mikro 3 IB Hasanah, dan Mikro 2 IB hasanah.
Sebelum Mengajukan Pinjaman Pahami Produknya
Bila Anda ingin menggunakan layana pinjaman berbasis syariah di BNI syariah, mari ketahui terlebih dahulu produk pinjamanya. Berikut ini sedikit penjelasan pembiayaan dari BNI Syariah untuk usaha baik yang menggunakan agunan maupun yang tidak.
Pembiayaan Rahn Mikro
Tidak hanya pembiayaan usaha kecil menengah, BNI syariah juga memberikan penawaran pembiayaan untuk usaha mikro. Layanan pinjaman ini sendiri terbagi menjadi 3 kategori, yaitu Pembiayaan Rahn Mikro, Mikro 2 iB Hasanah, dan Mikro 3 iB Hasanah. Pembiayaan Rahn Mikro adalah merupakan pembiayaan jangka pendek dengan tenor mulai dari 3 bulan sampai 12 bulan.
Pembiayaan ini bertujuan untuk membiayai modal usaha, biaya pendidikan, kesehatan, dan keperluan konsumtif lainnya. Pembiayaan mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 50 juta. Persyaratan untuk mengajukan pendanaan ini cukup mudah hanya perlu melampirkan fotokopi identitas diri (KTP) dan jaminan berupa emas.
Pembiayaan 2 Mikro Hasanah
Merupakan pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja, investasi produktif dan kebutuhan konsumtif lainnya dengan memberikan jaminan berupa sertifikat rumah, surat tanah maupun BPKP mobile. pembiayaan yang dapat diajukan oleh debitur mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Jangka waktu pembiayaannya mulai dari 6 bulan hingga 60 bulan. Adapun persyaratan yang berlaku adalah nasabah harus menyertakan fotocopy KTP, KK, Surat Keterangan Usaha, Bukti Kepemilikan Jaminan.
Pembiayaan 3 Mikro Hasanah
Pembiayaan mikro lainnya adalah Pembiayaan 3 Mikro Hasanah. BNI Syariah menyalurkan pendanaan oleh debitur untuk pembiayaan pembelian barang modal kerja, investasi produktif dan pembelian barang lainnya. Jangka waktu pembiayaannya mulai dari 6 bulan hingga 60 bulan. Sementara besar pinjaman yang dapat diajukan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta. Debitur yang ingin mengajukan pembiayaan ini dihadarpkan melengkapi persyaratan dokumen, seperti fotocopy KTP, surat keterangan usaha, dan bukti kepemilikan jaminan.
BNI Syariah Wirausaha
Wirausaha iB Hasanah (WUS) adalah produk pinjaman yang bisa diajukan untuk kebutuhan pembiayaan usaha-usaha produktif seperti modal kerja atau investasi. pembiayaan ini menggunakan akad murabahah, musyarakah, dan mudharabah. Untuk besar pembiayaan BNI Syrariah menetapkan mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 1 miliyar dengan jatuh tempo cicilan selama 7 tahun. Syarat mengajukan pinjaman ini.
– Warga Negara Indonesia.
– Pengalaman dibidang usaha minimal 2 (dua) tahun.
– Identitas diri (Kartu Keluarga (KK) dan KTP)
– Legalitas usaha lengkap dan masih berlaku (SIUP, TDP, HO dan SITU) atau
– Surat keterangan berusaha dari kelurahan/kecamatan khusus untuk pembiayaan sampai dengan Rp.150 Juta.
– Bukti kepemilikan agunan yang sah dan masih berlaku.
– NPWP (perorangan/perusahaan).
– Tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia serta tidak tercatat sebagai nasabah pembiayaan macet/bermasalah.
– Menyampaikan fotocopy rekening bank selama 6 (enam) bulan terakhir (bila ada).
BNI Syariah Tunas Usaha
Merupakan produk pembiayaan modal kerja dan investasi untuk usaha produktif yang feasible namun belum bankable dengan prinsip syariah. Pada produk ini BNI syariah menawarkan pilihan jangka waktu pinjaman sesuai dengan kebutuhan pembiyaan, misalnya untuk modal kerja selama 3 tahun dan 5 tahun untuk pembayaan investasi. Sementara plafond pembiayaan minimal nasabah dapat mengajukan Rp 20 juta sampai Rp 500 juta. Ruang lingkup pola penyaluran BNI Syariah Tunas Usaha meliputi langsung ke end user dan tidak langsung melainkan dari executing melalui Linke Program.
Persyaratan Calon Nasabah
– Dapat diberikan kepada perorangan, badan usaha, kelompok dan koperasi.
– Kriteria nasabah yang dapat dibiayai adalah usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK) yang belum pernah mendapatkan pembiayaan dari pebankan.
– Melengkapi persyaratan dokumen, seperti identitas diri (KTP), legalitas usaha lengkap dan masih berlakum surat keterangan berusaha dari kelurahan/kecamatan, NPWP perorangan atau perusahaan.
– Sktor yang dapat dibiayai seluruh sektor ekonomi.
BNI Syariah Usaha Kecil
Merupakan pembiayan syariah untuk modal kerja maupun investasi kepada pengusaha kecil berdasarkan prinsip-prinsip pembiayaan syariah. Pinjaman ini merupakan pinjaman dengan agunan berup asset atau tanah yang sah dan masih berlaku.
Untuk jangka waktu pembiayaan BNI Syariah menentukan sampai dengan 7 tahun dengan besar plafond maksimal sampai Rp 10 miliyar. Pinjaman ini memberlakukan 2 prinsip akad, yaitu murabahah untuk pembelian barang untuk investasi maupun modal kerja dan mudharabah/musyarakah diberikan dalam bentuk modal kerja suatu proyek/usaha tertentu dengan menggunakan prinsip mudharabah/musyarakah baik secara angsuran atau lumpsum diakhir.
Syarat penerima pembiayaan
– Memiliki legalitas usaha lengkap sesuai bidang usahanya.
– NPWP, laporan keuangan, dan SPT Tahunan PPh.
– Usaha minimal sudah berjalan 2 tahun
– Melampirkan salinan rekening bank selama 6 bulan terakhir.
– Tidak termasuk kedalam daftar hitam Bank Indonesia serta tidak tercatat sebagai nasabah pembiayaan macet/bermasalah.
– Bukti kepemilikan agunan yang sah dan masih berlaku.
Pembiayaan Kerjasama Kopkar/Kopeg iB Hasanah
Dalam pembiayaan ini BNI Syariah sebagai pemilik dana menyalurkan pembiayaan dengan pola executing kepada koperasi karyawan/koperasi pegawai untuk disalurkan secara prinsip syariah ke end user/pegawai. Dana ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan usaha oleh anggota koperasi. Adapun syarat koperasi yang bisa menjadi penyalur dana BNI Syariah Kopkar/Kopeg adalah
– Harus sudah beroperasi selama sekurang-kurangnya 3 tahun.
– Mempunyai legalitas usaha lengkap dan masih berlaku.
– Telah menjadi nasabah BNI syariah atau Bank lain minimal selama 6 bulan.
– Memiliki kredibilitas manajemen baik.
– Pengurus, pemilik dan lembaga keuangan (koperasi dan instansi/perusahaan) tidak tergolong dalam black list serta tercatat dalam daftar kredit bermasalah di Bank Indonesia.
Pembiayaan ini memberlakukan akad pembiayaan ke kopkar/kopeg mudharabah sedangkan akad pembiayaan dari kopkar/kopkeg ke end user adalah murabahah. Jangka waktu perjanjian kerja sama anatara BNI Syariah dan kokar/kopeg maksimal selama 5 tahun dan dapat diperpanjang setelah dilakukan evaluasi. Nisabah bagi hasil ke kopkar/kopeg pada tarif pembiayaan yang berlaku di BNI syariah, sementara tarif margin ke end user ditentukan oleh kokar/kopeg tapi maksimal tidak melebihi 30%.
Kamis, 08 Maret 2018
kur bni 2018
Bagi anda yang sedang membangun usaha atau ingin meningkatkan level usaha yang anda jalankan maka salah satu layanan dari BNI di tahun 2018 ini mungkin bisa menjadi jawabanya. Ya, KUR BNI di tahun 2018 memberikan kemudahan bagi anda yang ingin melakukan pembiayaan usaha atau Kredit Usaha Rakyat untuk mengembangkan usaha yang saat ini anda jalankan.
Dengan KUR BNI di tahun 2018 kita bisa mengajukan aplikasi pinjaman kredit mulai dari 25 juta rupiah hingga 50 juta rupiah. Dana ini bisa kita gunakan untuk membangun usaha atau pembiayaan bahan pokok dalam skala usaha kecil menengah.
Produk layanan KUR dari BNI ini memiliki bunga ringan hanya 9% saja. Dengan pembebasan biaya provisi dan biaya admin hanya berkisar 100 hingga 500 ribu rupiah sesuai dengan besaran pinjaman yang dilakukan.
Persyaratan umum :
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usaha Telah Berjalan Minimal 6 Tahun
3. Photocopy KTP (suami + isteri)
4. Photocopy Surat Nikah
2. Usaha Telah Berjalan Minimal 6 Tahun
3. Photocopy KTP (suami + isteri)
4. Photocopy Surat Nikah
simulasi kur bni 2018
Di tahun 2018, geliat perekonomian tentunya akan semakin meningkat. Hal ini akan membuat persaingan di dunia usaha menjadi semakin ketat. Harus ada inovasi bagi usaha-usaha yang telah berjalan agar semakin mempertahankan eksistensinya atau bahkan jika ingin semakin melebarkan sayapnya. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menambah permodalan dengan menggunakan fasilitas KUR atau kredit usaha rakyat.
Dengan KUR masyarakat yang telah memiliki usaha bisa mengembangkan usaha dengan bantuan pembiayaan dari pihak perbankan. Salah satu bank penyedia fasilitas KUR yang memberikan kemudahan bagi konsumenya adalah KUR BNI. Di tahun 2018 KUR BNI semakin bersaing dengan layanan sejenis lainnya dari bank lain. Namun anda tidak perlu ragu untuk memilih produk KUR BNI ini karena:
- BNI-KUR (Kredit Usaha Rakyat) BNI mulai dari. 5 juta hingga 500 juta.
- BUNGA 9% per tahun atau setara 0,75% per bulan
Berikut ini simulasi tabel angsuran KUR BNI tahun 2018, gunakan simulasi perhitungan angsuran KUR BNI 2018 ini sebagai gambaran besaran jumlah angsuran sesuai dengan jumlah pinjaman dan jangka waktu pinjaman yang dilakukan (untuk lebih jelas silahkan hubungi kantor cabang BNI terdekat):
Jika anda tertarik utnuk mengajukan pembiayaan KUR BNI silahkan untuk melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
Persyaratan umum :
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usaha Telah Berjalan Minimal 6 Tahun
3. Photocopy KTP (suami + isteri)
4. Photocopy Surat Nikah
5. Persyaratan lain terlampir pada brosur.
2. Usaha Telah Berjalan Minimal 6 Tahun
3. Photocopy KTP (suami + isteri)
4. Photocopy Surat Nikah
5. Persyaratan lain terlampir pada brosur.
Dan yang paling penting adalah KUR BNI di tahun 2018 memberikan kemudahan layanan dengan membebaskan biaya administrasi.
Keunggulan BNI Kredit Usaha Rakyat
KUR BNI adalah fasilitas peminjaman kredit yang ditujukan untuk usaha kecil atau menengah yang mempunyai profit. Ini sangat berguna untuk Anda yang mempunyai usaha baru atau usaha yang tengah berjalan.
Sangat berguna dan aman, KUR atau Kredit Usaha Rakyat Bank Rakyat Indonesia ini mempunyai keunggulan sendiri. BNI menawarkan pinjaman untuk usaha Anda walaupun Anda belum mempunyai agungan yang sesuai persyaratan. Menarik bukan?
KUR BRI sendiri terbagi menjadi tiga bagian sesuai kegunaannya. Yang pertama adalah KUR Mikro BNI. KUR jenis ini ditujukan untuk pengusaha kecil atau mikro. Kedua adalah KUR Ritel BNI yang pinjamannya ditujukan untuk ritel-ritel profitable. Ketiga adalah KUR TKI. KUR ini berguna untuk Anda yang ingin bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri.
KUR yang terakhir adalah KUR Linkage yang ditujukan kepada Lembaga Keuangan (Bank Perkreditan Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam) sebagai end user dan sebagai agen dari end user. KUR Linkage ini dibagi lagi menjadi dua yaitu KUR Linkage Executing dan KUR Linkage Channeling.
Keuntungan Menggunakan KUR BNI
Selain aman dan berguna, KUR BNI juga mempunyai banyak keuntungan untuk Anda yang ingin meminjam uang di Bank Negara Indonesia ini.
- Proses pengajuan kredit lebih cepat dan sederhana. Anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk urusan lain, karena hanya cukup beberapa hari saja dan Anda akan mendapatkan dana yang Anda ajukan.
- Dapat digunakan sebagai modal kerja usaha maupun kredit investasi. Sangat fleksibel, Anda tidak perlu khawatir kapan memulai usaha yang Anda impikan.
- Jangka waktu pengembalian yang lama. Anda bisa menikmati jangka waktu pengembalian sampai 5 (lima) tahun.
- Bisa dilakukan di cabang BNI mana saja. BNI sudah tersebar ke seluruh Indonesia sampai ke pelosok sekalipun.
Syarat dan Ketentuan KUR BRI
Sebelum Anda mengajukan KUR BRI, tentunya Anda harus memerhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk KUR ini. Berikut table tentang penjelasan syarat dan ketentuan KUR BRI.
Poin
| KUR Mikro BNI | KUR Ritel BNI |
KUR TKI BNI
|
| Limit Peminjaman |
Maks. Rp. 25 juta
| Rp. 25 juta – Rp. 500 juta |
Maks. Rp. 25 juta
|
| Jangka Waktu |
|
| Disesuaikan dengan masa kontrak kerjasama dan maks. 3 tahun |
| Jaminan | Tidak diwajibkan | Disesuaikan dengan ketentuan BNI | Tidak diwajibkan |
| Suku Bunga |
9% per tahun
| ||
Sedangkan untuk KUR Linkage mempunyai syarat dan ketentuan sebagai berikut.
| Poin | KUR Linkage Executing | KUR Linkage Channeling |
| Limit Peminjaman | Disesuaikan dengan kebutuhan lembaga keuangan. | Disesuaikan dengan kemampuan dan SDM lembaga. |
| BPR dan KSP |
Sistem Konvensional
| |
| Lama Operasi Lembaga |
3 tahun dengan 2 tahun laba positif
|
Aktif
|
| Suku bunga |
9% per tahun
| |
| Kredibilitas Penilaian |
Baik
| |
| Jaminan |
Ditentukan BNI
| |
| Tambahan | Margin lembaga dialokasikan dari bagian subsidi bunga yang dibayar pemerintah. | Fee lembaga dialokasikan dari bagian bunga yang dibayarkan pemerintah. |
Khusus untuk KUR Mikro dan Ritel, ada persyaratan umum yang harus dipenuhi sebelum meminjam KUR Mikro BNI ataupun KUR Ritel BNI.
- Individu atau perseorangan yang mempunyai usaha layak dan produktif,
- Usia min. 21 tahun atau sudah menikah,
- Mempunyai pengalaman di bidang usaha aktif min. 6 bulan,
- Dapat atau sedang menerima kredit konsumtif (KPR, KKB, Kartu Kredit) dengan kolektibilitas yang lancar,
- Tidak termasuk dalam daftar hitam atau blacklist Bank Indonesia dan tidak tercatat sebagai nasabah yang bermasalah.
Cara Mengajukan KUR BNI
Setelah mengetahui syarat dan ketentuan beserta persyaratan umum KUR BNI, Anda pastinya tertarik untuk menggunakan KUR BNI ini. Berikut ini langkah-langkah mengajukan KUR BNI.
- Pastikan usaha Anda adalah usaha yang produktif atau usaha yang memiliki profit.
- Siapkan dokumen atau berkas penting sesuai dengan persyaratan kredit yang Anda inginkan
- Datangi Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu (KCB) Bank BNI.
- Ikuti prosedur Bank BNI dan baca ketentuannya secara jelas untuk memastikan bahwa tidak ada ketidakadilan dalam peminjaman uang Anda.
- Setelah selesai, pihak Bank BNI akan melakukan survei untuk memastikan usaha Anda sebagai tanda bahwa Anda mempunyai usaha yang sesuai Anda ajukan.
Nah, itulah sedikit ulasan tentan KUR BNI atau Kredit Usaha Rakyat yang disediakan oleh Bank Negara Indonesia. Semoga ulasan ini dapat menjadi solusi terbaik untuk usaha kecil maupun ritel yang Anda punya untuk mencapai kesejahteraan yang diimpikan.
persyaratan bni kur
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon KUR BNI
Agar pengajuan pinjaman KUR dapat disetujui oleh bank, tentunya pemohon harus bisa memenuhi persyaratan dengan lengkap.
Sebagai syarat utama pemohon harus telah memiliki bidang usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan lamanya. Adapun beberapa persyaratan lainnya yang wajib di lengkapi yaitu :
Syarat KUR Mikro BNI
- Persyaratan administrasi : KTP, Kartu Keluarga, Surat ijin usaha
- Tidak diwajibkan memberikan jaminan
- Tidak sedang dalam kredit di bank lain.
Untuk proses permohonannya dapat mengajukan kredit usaha rakyat (kur) dengan cara datang langsung ke kantor BNI diwilayah pemohon.
Pinjaman dana KUR ini bisa digunakan untuk menambah modal usaha yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usahanya.
Informasi BNI Kredit Usaha Rakyat
Ingin mendapatkan pinjaman dana dari BNI melalui program KUR yang ada 3 jenis, apa saja syarat untuk mengajukan permohonan kredit tahun 2018 ini, simak ulasan berikut sampai tuntas.
Selain beberapa bank seperti BRI dan Mandiri ternyata Bank BNI juga mendapatkan bagian dari pemerintah sebagai salah satu penyalur KUR (Kredit Usaha Rakyat). KUR sendiri merupakan sebuah program pinjaman uanag atau pembiayaan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro sebagai tambahan modal usaha.
KUR Mikro yang dapat diajukan hingga nilai maksimal sampai Rp25 juta. Sedangkan bagi pengusaha yang membutuhkan modal lebih besar maka bisa mengajukan Kur Ritel dengan pinjaman maksimal hingga Rp500 juta.
Untuk tenor atau jangka waktu kredit disesuaikan dengan jenis pinjaman yang diajukan oleh pemohon, apabila kur akan digunakan sebagai kredit modal kerja maka tenor maksimal sampai dengan (36 bulan) 3 tahun, sedangkan untuk jenis kredit investasi dapat memilih jangka waktu hingga 4 tahun.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon KUR BNI
Agar pengajuan pinjaman KUR dapat disetujui oleh bank, tentunya pemohon harus bisa memenuhi persyaratan dengan lengkap.
Sebagai syarat utama pemohon harus telah memiliki bidang usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan lamanya. Adapun beberapa persyaratan lainnya yang wajib di lengkapi yaitu :
Syarat KUR Mikro BNI
- Persyaratan administrasi : KTP, Kartu Keluarga, Surat ijin usaha
- Tidak diwajibkan memberikan jaminan
- Tidak sedang dalam kredit di bank lain.
Untuk proses permohonannya dapat mengajukan kredit usaha rakyat (kur) dengan cara datang langsung ke kantor BNI diwilayah pemohon.
Pinjaman dana KUR ini bisa digunakan untuk menambah modal usaha yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usahanya. Sumber: Bank BNI
3 Macam atau Jenis KUR Bank BNI
KUR yang di salurkan oleh BNI sama halnya dengan KUR melalui BRIyaitu ada 3 jenis, diantaranya adalah KUR Mikro dengan pinjaman Maksimal 25 juta, KUR Ritel dengan pinjaman maksimal Rp500 juta dan KUR TKI dengan pinjaman maksimal Rp25 juta.
Sekali lagi sebelum anda mengajukan permohonan pinjaman kredit KUR sebaiknya pastikan bahwa anda tidak sedang memiliki atau mendapatkan kredit dari bank lain.
Kini nasabah yang sedang membutuhkan pembiayaan usaha mikro dapat mengajukan pinjaman ke Bank BNI dengan syarat yang mudah dan proses yang cepat.
Berikut ini adalah 3 macam KUR BNI yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan :
#1 KUR Mikro Bank BNI
Mulai dari KUR Mikro BNI yang dapat di ajukan oleh nasabah sebagai pembiayaan pengembangan usaha yang sudah berjalan. Untuk jenis ini diberikan pilihan jangka waktu kredit KUR hingga maksimal 4 tahun.
Syarat yang diperlukan berupa : KTP, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Usaha. Jaminan yang digunakan untuk pembiayaan usaha ini adalah Usaha yang sedang dijalankan. Nasabah dapat mengajukan pinjaman Maksimal Rp25 juta.
#2 KUR Ritel Bank BNI
Yang kedua adalah KUR Ritel yang ditawarkan bank BNI dengan nilai pinjaman antara Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta, sedangkan tenor atau jangka waktu maksimal hingga 5 Tahun.
Syarat untuk mengajukan KUR Ritel BNI diantaranya : KTP, NPWP (untuk pinjaman diatas Rp50 juta), Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan. Anda perlu memberikan jaminan untuk pengajuan pinjaman KUR Ritel, jaminannya sesuai dengan ketentuan BNI.
#3 KUR TKI Bank BNI
Tidak jauh berbeda dengan program KUR TKI BRI, demikian pula dengan KUR TKI BNI ini khusus untuk anggota keluarga dari karyawan yang memiliki penghasilan tetap sebagai TKI maka bisa mengajukan kredit ini.
Pinjaman yang dapat diajukan maksimal hingga senilai Rp25 juta dengan (tenor) jangka waktu paling lama 3 tahun.
Persyaratan untuk mengajukan KUR TKI berupa : KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Ijin Usaha. Adapun TKI yang dimaksud dalam pinjaman kredit ini yaitu yang TKI bekerja di Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea Selatan.
Langganan:
Komentar (Atom)




